Minggu, 02 Juni 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. IDENTITAS Nama Sekolah : SMA N 1 ENAM LINGKUNG Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas : XII Semester : 2 Aspek : Berbicara Alokasi waktu : 2 X 45 Menit B. STANDAR KOMPETENSI 14. Mengungkapkan tanggapan terhadap pembacaan puisi lama C. KOMPETENSI DASAR 14.2 Menjelaskan keterkaitan gurindam dengan kehidupan sehari-hari D. INDIKATOR • Mengaitkan isi gurindam dengan kehidupan masa kini. • Menyimpulkan pesan-pesan yang terdapat dalam gurindam E. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah kegiatan belajar mengajar siswa dapat: • Mengaitkan isi gurindam dengan kehidupan masa kini. • Menyimpulkan pesan-pesan yang terdapat dalam gurindam F. KARAKTER YANG DIHARAPKAN • Religius • Disiplin • Kesopanan • Berani • Komunikatif • Cermat • Aktif • Mandiri • Kerjasama • Kreatif • Kritis G. DESKRIPSI MATERI PEMBELAJARAN Berikut beberapa hal tentang gurindam: 1. Perihal gurindam Gurindam adalah bentuk puisi lama yang berisi nasihat, petuah, ajaran moral, kebaikan, dan budi pekerti. Ciri-ciri gurindam adalah sebagai berikut: a. Setiap bait terdiri atas dua baris atau larik. b. Biasanya menggunakan pola rima sama atau lurus (a-a). c. Umumnya tiap baris terdiri atas 4-6 kata (8-12 suku kata). d. Baris pertama dan kedua biasanya membangun hubungan sebab-akibat. e. Umumnya mengandung petuah, nasihat, (ucapan yang mengandung kebenaran). Gurindam ditulis dengan menggunakan media bahasa. Artinya, di dalam sebuah gurindam terdapat pilihan kata-kata (diksi) yang digunakan untuk menciptakan gurindam tersebut. Kata-kata yang digunakan dalam gurindam pasti memiliki makna tertentu, baik yang bersifat denotative maupun konotatif. Makna kata dalam gurindam terkait dengan isi gurindam itu sendiri. 2. Diksi Gurindam Gurindam adalah karya sastra Melayu Lama. Diksi atau pilihan katanya pun adalah kata-kata yang biasa dipakai pada saat itu, yang tentu berbeda dengan diksi masa kini. Oleh karena itu, ada beberapa diksi atau susunan kalimat yang tidak sesuai dengan ejaan tata bahasa pada saat ini. Untuk memahaminya, dapat menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia untuk mencari makna kata-kata tersebut. 3. Mengaitkan isi Gurindam dengan Kehidupan Masa Kini Isi gurindam ada rekevansinya dengan kehidupan sehari-hari kita pada zaman sekarang. Contoh Gurindam Dua belas karya Haji Ali -Ini Gurindam Fasal yang Kesebelas Hendaklah berjasa Kepada yang sebangsa Hendaklah jadi kepala Buang perangai yang cela Ini Gurindam Fasal yang Keduabelas Raja mufakat dengan mentri Seperti kebun berpagarkan duri Betul hati kepada raja Tanda jadi sebarang kerja H. STRATEGI PEMBELAJARAN 1. Model Pembelajaran : Communicative learning 2. Pendekatan : 4 pilar pembelajaran 3. Metode Pembelajaran : Problem Solving I. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN 1. Kegiatan awal a. Siswa menjawab salam (religius) b. Siswa berdoa (religius) c. Siswa merespon pertanyaan guru tentang kehadiran (disiplin) 2. Kegiatan inti • Tahap Eksplorasi a. Siswa menjawab pertanyaan yang diajukan guru tentang materi sebelumnya yang berkaitan dengan materi gurindam.(berani, sungguh-sungguh, komunikatif). b. Siswa memperhatikan penjelasan guru mengenai tujuan pembelajaran yang harus dicapai selama dan setelah mengikuti pembelajaran yang akan dilaksanakan. • Tahap Elaborasi a. Guru membentuk kelompok siswa dengan jumlah yang sama atau hampir sama. Guru membuat sesi diskusi dan disesuaikan waktunya. b. Guru memberikan salah satu contoh gurindam yang kemudian menyuruh siswa untuk mengidentifikasi ciri-ciri dan nilai-nilai yang terkandung dalam gurindam. Kemudian guru menyuruh siswa untuk membacakan gurindam. c. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil diskusi. Kemudian guru menugaskan siswa untuk membicarakan hasil diskusi dan menyampaikan pesan-pesan yang terdapat dalam gurindam. • Tahap Konfirmasi a. Siswa dan guru menyimpulkan hasil diskusi (kreatif, kritis) b. Guru menugaskan masing-masing siswa untuk merumuskan hasil diskusi dalam buku kerja siswa. 3. Kegiatan akhir a. Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup yang dapat dipetik dari pembelajaran J. ALAT DAN SUMBER BAHAN 1. Sumber buku : • Judul Buku : Kompetensi Bahasa dan Sastra Indonesia XII SMA Pengarang : Tim Edukatif • Penerbit : Erlangga • Tahun : 2008 2. Alat Bantu : - 3. Media : contoh teks gurindam K. PENILAIAN 1. Teknik : tes lisan 2. Bentuk instumen : observasi, demonstrasi 3. Kisi-kisi No Indikator Pencapaian Kompetensi Penilaian Bentuk Bentuk 1. • Mengaitkan isi gurindam dengan kehidupan masa kini. Lisan Observasi 2 • Menyimpulkan pesan-pesan yang terdapat dalam gurindam Lisan Observasi 4. Instrumen 5. Bentuk soal a. Simpulkan pesan-pesan yang terdapat dalam gurindam dengan kehidupan masa kini! -Ini Gurindam Fasal yang Kesepuluh Dengan bapa jangan durhaka Supaya Allah tidak murka Dengan ibu hendaklah hormat Supaya badan dapat selamat 6. Jawaban : Dalam gurindam ini penyair menyampaikan amanat pada kita untuk menghormati bapak ibu kita. Agar kita tak mendurhakai keduanya. Sikap hormat pada orang tua tentu saja masih relevan dengan kehidupan kita saat ini. Orangtua yang sudah membesarkan kita, member kita kasih sayang berlimpah jasa-jasanya tak mungkin bisa kita balas seluruhnya. Menghormati dan membuat bangga mereka adalah sebuah keharusan. 7. Penskoran No Nama Kaitan gurindam dengan kehidupan (60-90) Nilai-nilai dalam gurindam (60-90)